RUPIAH DIPERKIRAKAN MASIH AKAN MELEMAH

07 Juni 2017, 09.22 WIB


image

Pergerakan nilai tukar rupiah yang masih mengalami pelemahan dikhawatirkan dapat membuka ruang pelemahan lanjutan dengan sedikitnya sentimen positif untuk mendorong pergerakan rupiah ke jalur positif.

Sentimen positif datang dari adanya perkirakan bahwa potensi investasi yang masuk ke dalam negeri hingga sebesar US$7000 miliar tidak juga direspon.

Selain itu, para pelaku pasar kemungkinan masih akan kembali mencermati sentimen global terutama antisipasi terhadap pertemuan FOMC, sehingga pergerakan rupiah berbalik melemah.

Nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak di sekitar posisi support Rp13.307/US$ dengan resisten di Rp13.295/US$. Pelaku pasar juga merespon negatif pernyataan Gubernur BI yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di sekitar 5,1% hingga 5,5%, angka ini lebih rendah dibandingkan dengan asumsi pertumbuhan pemerintah sebesar 5,4% hingga 6,1%.

Sementara, laju USD saat ini tengah mengalami tekanan ke posisi terendahnya dalam enam pekan terakhir terhadap mata uang yen, setelah terimbas sentimen Pemilu Inggris.