WALL STREET TURUN DALAM, DI TENGAH PENURUNAN SAHAM APPLE

13 Juni 2017, 09.54 WIB


image

Pada perdagangan kemarin, bursa saham Wall Street di AS berakhir lebih rendah akibat terimbas penurunan saham teknologi, sahal satunya yaitu Apple. Penurunan ini melanjutkan tren negatif sejak akhir pekan kemarin, meskipun demikian, namun sepanjang tahun 2017 saham Apple masih tetap menjadi yang terbaik di indeks S&P.

Berdasarkan dari Reuters, Selasa (13/6/2017), pergerakan saham Apple tercatat mengalami penurunan sebesar 2,4% pekan ini, namun sepanjang tahun 2017 telah mengalami kenaikan hingga mencapai sebesar 26%. Sedangkan saham teknologi S&P menurun sebesar 0,8%, hal ini terjadi setelah akhir pekan lalu juga sempat turun 2,7% untuk menjadi penurunan terbesar secara berturut-turut dalam satu tahun.

Selain itu, tekanan juga terjadi pada komposit Nasdaq, di tengah pelemahan lanjutan dari S&P 500 untuk memicu sektor lain. Saham energi SPNY juga mencetak performa yang kurang baik untuk membuat bursa Wall Street lebih rendah.

Pergerakan indeks Dow Jones tercatat mengalami penurunan sebesar 36,3 poin atau 0,17% menjadi 21.235,67, indeks S&P 500 juga melemah di posisi 2.429,39 menurun 2,38 poin atau 0,10%, dan untuk indeks komposit Nasdaq berkurang hingga mencapai 32,45 poin atau 0,52% ke 6.175,47.

Indeks S&P 500 mendapat dorongan terbesar dari kenaikan saham General Electric (GE.N) yang naik 3,6% menjadi US$28,94. Sementara presentase terbesar di S&P 500 yaitu Under Armour (UAA.N) yang mengalami kenaikan tinggi 5,8% dan penurunan terbesar dialami oleh Netflix (NFLX.O) setelah turun 4,2%.