BURSA SAHAM WALL STREET BERAKHIR MEMERAH

08 Februari 2018, 11.08 WIB


image

Pergerakan bursa saham Wall Street di AS pada perdagangan kemarin ditutup melemah setelah mengalami kenaikan pada awal, sebagai petunjuk bahwa investor masih khawatir akan retret pasar dan akhir-akhir ini akan mengalami kejatuhan.

Dikutip dari data Reuters, Kamis (8/2/2018), indeks Dow Jones tercatat mengalami penurunan sebesar 19,42 poin atau 0,08% ke posisi 24.893,35. Sedangkan indeks S&P turun 13,48 poin atau 0,50% menjadi 2.681,66. Dan untuk indeks Nasdaq Composite berkurang sebesar 63,90 poin atau 0,9% ke level 7.051,98.

Selain itu, sektor teknologi mengalami penurunan sebesar 1,4%, dengan saham Apple yang (APPL.O) turun 2,1%, dan sektor energi turun sebesar 1,7% akibat penurunan harga minyak. Pasar yang bergerak naik medapat dukungan dari penguatan sektor industri dan keuangan. Setelah perdagangan tunai reguler pada Rabu, S&P e-mini futures EScv1 mengalami penurunan sebesar 1%, hal ini menunjukan bahwa penurunan akan berlanjut hingga hari ini.

Penurunan pasar muncul setelah adanya kekhawatiran akan kenaikan imbal hasil oblogasi dan inflasi yang lebih tinggi, dan diperkuat oleh laporan pekerjaan AS untuk Januari yang menyebabkan kakhawatiran bahwa The Fed akan menaikan tingkat suku bunga acuannya pada tingkat yang lebih cepat dari prediksi tahun ini.

Sementara sebagian orang memandang bahwa suku bunga dan imbal hasil obligasi merupakan ekuitas sebagai investasi yang baik dan diyakini masih akan terus berlanjut.