PELEMAHAN DOLAR AS DI PASAR GLOBAL, DORONG PENGUATAN RUPIAH
26 Februari 2026, 09.07 WIB
Rupiah terpantau mengalami penguatan tajam terhadap mata uang Negeri Paman Sam. Kondisi ini terjadi di tengah pelemahan dolar AS di pasar global.
Nilai tukar rupiah dibuka menguat sebesar 0,36% ke posisi Rp16.720/US$. Penguatan ini melanjutkan tren positif pada penutupan perdagangan sebelumnya yang menguat 0,21% ke posisi Rp16.780/US$.
Indeks dolar AS (DXY) kini masih mencatat pelemahan 0,19% ke level 97,512. Pelemahan ini memperpanjang koreksi dolar setelah pada penutupan perdagangan kemarin juga ditutup turun 0,15%.
Dinamika dolar AS di pasar global masih terus mempengaruhi laju rupiah hari ini. Pelemahan dolar juga tercermin dari lesunya DXY, yang menunjukan pelaku pasar melakukan aksi jual pada aset berdenominasi greenback. Kondisi ini tentu memberikan ruang penguatan bagi mata uang lain, termasuk rupiah.
Sentimen pasar global juga masih dipengaruhi oleh ketidakpastian kebijakan tarif AS setelah Presiden Donald Trump kembali melakukan penegasan terhadap tarif dalam pidato State of the Union. Sikap tersebut menjaga ketidakpastian arah perdagangan dan membuat dolar cenderung bergerak fluktuatif.
Di sisi lain, komentar Presiden Bank Sentral AS (The Fed) St. Louis, Alberto Musalem, terkait suku bunga acuan saat ini masih berada dalam level yang aman dan cukup untuk menyeimbangkan risiko terhadap pasar tenaga kerja dan inflasi.
Pelaku pasar juga masih menempatkan peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps pada pertemuan The Fed (FOMC) pada 17 hingga 18 Maret Mendatang relatif kecil, sekitar 2%.
Sementara pelemahan dolar AS hari ni, menjadi sentimen positif bagi pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

