Untuk Mendapatkan Harga Terbaik, Segera Hubungi Kami di (021) 2961 5678                                                                                    
DITUTUP MELEMAH, RUPIAH KINI BERBALIK MENGUAT

03 Maret 2026, 09.15 WIB


image

Nilai tukar rupiah bergerak menguat terhadap dolar AS pagi hari ini, Selasa (3/3/2026). Kondisi ini terjadi di tengah laju dolar AS yang semakin menguat di pasar global.

Rupiah diperdagangkan menguat dengan kenaikan 0,15% ke posisi Rp16.830/US$. Posisi ini berbalik arah dari penutupan perdagangan sebelumnya, saat rupiah ditutup melemah tajam hingga 0,57% ke posisi Rp16.855/US$.

Sedangkan untuk indeks dolar AS (DXY) terlihat masih berada di zona hijau dengan kenaikan 0,11% ke level 98,490. Sebelumnya, DXY juga ditutup menguat hingga 0,79% ke angka 98,381.

Laju rupiah hari ini, kemungkinan masih akan sangat dipengaruhi oleh dinamika dolar AS di pasar global, setelah terjadinya serangan AS dan Israel ke Iran pada akhir pekan lalu, yang membuat ketegangan geopolitik di Timur Tengah semakin memuncak dan masih belum mereda.

Dolar AS yang mencatat reli pasca serangan tersebut ikut menegaskan kembali fungsi dolar sebagai aset safe haven global. Di tengah memanasnya risiko geopolitik, greenback juga kembali memainkan peran klasiknya sebagai mata uang tujuan saat krisis, saat investor memilih untuk mengamankan portofolio dan mengurangi ekspor ke aset berisiko.

Selain itu, kembalinya permintaan safe haven juga datang setelah beberapa bulan muncul kekhawatiran akan daya tarik otomatis dolar saat pasar mengalami gejolak. Keraguan muncul ketika dolar sempat gagal menguat dalam aksi jual global yang memicu tarif besar-besaran tahun lalu. Namun, kondisi terbaru menunjukkan kondisi yang berbeda, dolar kembali mendapat momentum saat ketidakpastian meningkat.

Sementara penguatan indeks dolar ini menunjukan bahwa permintaan investor terhadap dolar AS mengalami peningkatan, yang menyebabkan mayoritas mata uang lain mengalami tekanan, termasuk rupiah.