RUPIAH KEMBALI CATAT PENGUATAN, DI TENGAH KONFLIK TIMUR TENGAH
05 Maret 2026, 09.20 WIB
Rupiah mencatat penguatan kembali terhadap dolar AS. Mata uang Garuda dibuka menguat 0,24% ke posisi Rp16.840/US$. Sedangkan pada penutupan perdagangan kemarin, rupiah berada di zona merah dengan pelemahan 0,18% ke level Rp16.880/US$.
Indeks dolar AS (DXY) kini masih melemah 0,09% ke level 98,693. Pelemahan ini melanjutkan tren penutupan kemarin saat DXY ditutup memerah 0,29% ke angka 98,769.
Dinamika dolar AS diperkirakan masih akan menjadi faktor utama yang mempengaruhi laju rupiah hari ini. Di sisi lain, mulai tertahannya dolar AS setelah reli kuat sebelumnya, seiring sikap pelaku pasar yang berasumsi bahwa perang di Timur Tengah tidak akan berlangsung lama seperti yang dikhawatirkan.
Pelaku pasar juga merespons sentimen yang sempat muncul terkait sinyal keterbukaan pembicaraan untuk mengakhiri konflik, meski akhirnya dibantah oleh Teheran. Kondisi ini menunjukan bahwa sentimen pasar masih sangat rapuh, namun cukup untuk memberikan ruang koreksi pada dolar AS.
Selain itu, pelemahan dolar juga menjadikan peluang bagi mata uang lain untuk bergerak menguat, termasuk rupiah.
Bank Indonesia juga terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan meredam dampak meluasnya konflik di Tumur Tengah.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

