RUPIAH MENGUAT, MESKI DOLAR AS PERKASA DI PASAR GLOBAL
02 April 2026, 09.15 WIB
Nilai tukar rupiah kembali mencatat penguatan terhadap kurs dolar AS. Meski demikian, kurs dolar AS di pasar global masih menunjukan penguatan setelah pidato Presiden AS Donald Trump.
Rupiah menguat tipis 0,03% ke posisi Rp16.970/US$. Penguatan ini melanjutkan tren positif pada penutupan perdagangan kemarin yang juga ditutup menguat 0,09% ke level Rp16.975/US$, Rabu (1/4/2026).
Sedangkan indeks dolar AS (DXY) yang mengukur penguatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia kini berbalik naik dengan penguatan sebesar 0,22% ke level 99,891.
Laju rupiah hari ini masih dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama arah dolar AS di pasar global serta perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah.
Selain itu, pidato Presiden AS Donald Trump yang disampikan pada Rabu malam waktu setempat, atau Kamis pagi waktu Indonesia, juga tengah direspons oleh pelaku pasar.
Dalam pidatonya, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat semakin dekat dalam menyelesaikan seluruh tujuan militernya di Iran dalam waktu dekat. Meski tidak menjelaskan secara rinci skenario keluarnya AS dari konflik, Trump menyatakan serangan terhadap Iran akan dilakukan dengan sangat keras dalam dua hingga pekan ke depan.
Ia juga mengatakan bahwa Selat Hormuz akan kembali terbuka dengan sendirinya, setelah konflik berakhir.
Pidato tersebut menjadi perhatian pasar yang saat ini sangat sensitif terhadap perkembangan apapun di Timur Tengah. Konflik yang berlangsung telah mempengaruhi harga minyak dan berbagai aset keuangan, serta mengubah ekspektasi pasar terhadap inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan arah kebijakan suku bunga The Fed, tahun ini.
Sementara kondisi ini mendorong penguatan indeks dolar AS dan membuat ruang mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi sangat terbatas.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

