Untuk Mendapatkan Harga Terbaik, Segera Hubungi Kami di (021) 2961 5678                                                                                    
RUPIAH SEMAKIN TERTEKAN

16 Oktober 2026, 09.35 WIB


image

Nilai tukar rupiah masih berada dibawah tekanan pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (16/10/2026). Rupiah dibuka melemah terhadap kurs dolar AS.

Rupiah dibuka melemah dengan penurunan sebesar 0,33% ke posisi Rp17.980/US$.

Berselang beberapa menit kemudian, rupiah Kembali melemah semakin dalam menjadi 0,45% menembus Rp18.000/US$.

Sementara indeks dolar AS (DXY), tercatat menguat tipis 0,03% ke level 102,081.

Indeks dolar AS yang bergerak menguat tipis Kembali membatasi ruang penguatan rupiah. Meski telah mengalami koreksi dari level tertingginya dalam 18 bulan, DXY masih bertahan di atas level 102.

Data ekonomi AS yang relatif kuat memberikan dorongan terhadap laju dolar AS. Indeks harga produsen AS mengalami kenaikan terbesar dalam 4,5 tahun pada September, dan penjualan ritel tumbuh lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Komentar yang lebih hati-hati dari sejumlah pejabat The Fed menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober. Sementara kini pasar memperkirakan peluang sebesar 73% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan 27 hingga 28 Oktober, berdasarkan CME FedWatch.

Pelaku pasar juga menanti pernyataan dari Ketua The Fed Kevin Warsh dalam rangkaian pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Bangkok hari ini. Pernyataannya akan dicermati sebagai petunjuk arah kebijakan moneter AS.