Untuk Mendapatkan Harga Terbaik, Segera Hubungi Kami di (021) 2961 5678                                                                                    
RUPIAH DIBUKA SEMAKIN MELEMAH

27 Oktober 2026, 09.18 WIB


image

Pagi hari ini, Selasa (27/10/2026), pergerakan nilai tukar rupiah terhadap kurs dolar AS, Kembali melemah, setelah sebelumnya juga ditutup tertekan.

Mata uang Garuda dibuka melemah dengan penurunan 10 poin atau 0,06% dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang ditutup di Rp18.110/US$.

Sedangkan indeks dolar AS (DXY) yang menjadi pengukur penguatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terlihat menguat sebesar 0,10% ke level 102,065.

Pergerakan rupiah hari ini masih dipengaruhi oleh sejumlah sentiment dari dalam negeri dan global.

Sentimen dari dalam negeri, datang dari sikap pasar yang tertuju pada peningkatan transaksi menggunakan mata uang local atau Local Currency (LCT). Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memprediksi nilai transaksi LCT sepanjang tahun 2026 bisa mencapai US$55 miliar, atau melonjak 120% dibanding tahun sebelumnya.

Selain itu, Gubernur BI juga menilai bahwa peningkatan LCT dapat mengurangi kebutuhan dolar AS di dalam negeri sekaligus mendorong stabilitas nilai tukar rupiah.

Sementara sentiment eksternal yakni harga minyak dunia tang terkoreksi pada perdagangan Senin kemarin (26/10/2026) di Tengah harapan akan meredanya konflik di Timur Tengah.

Harga minyak mentah Brent turun 0,8% menjadi US$115,81/barel, sedangkan WTI melemah 1,46% ke US$101,76/barel.

Penurunan tersebut terjadi seiring dengan berlangsungnya pertemuan antara Arab Saudi, Turki, Pakistan, dan Iran di Teheran untuk meredakan ketegangan Kawasan. Meski serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi serta gangguan pelayaran masih membayangi pasokan energi global.

Sementara bagi Indonesia, penurunan harga minyak berpotensi meredakan tekanan kebutuhan dolar AS untuk impor energi. Namun, masih tingginya harga minyak membuat risiko terhadap rupiah masih belum sepenuhnya mereda.